Cara Mudah Mencetak Raster dengan Printer Non Postscript

Pada kesempatan kali ini kami ingin membagikan tips & trik seputar dunia percetakan, bukan maksud menggurui akan tetapi hanya sekedar ingin membagikan ilmu yang telah didapatkan.

Bagi teman-teman yang berkecimpung di dunia percetakan, ataupun hanya sekedar menyalurkan hobi di bidang desain grafis patut menyimak tutorial kali ini yang akan membahas mengenai Cara Mudah Mencetak Raster dengan Printer Non Postscript.

Sebelum kita membahas mengenai cara-cara mencetak raster dengan printer Non Postscript, ada baiknya untuk mengenal apa itu Teknik Raster.

Teknik Raster secara umum dapat diartikan sebagai teknik mencetak (print) objek solid menjadi objek dengan bentuk bintik-bintik. Teknik ini biasa dilakukan pada dunia percetakan seperti sablon kaos, cetak nota dan lain sebagainya. Jika dalam dunia desain grafis, teknik membuat objek bintik-bintik biasanya disebut sebagai teknik Halftone Namun pada hakekatnya Teknik Raster dengan Teknik Halftone berbeda dalam segi post-produksi. Analoginya jika teknik halftone lebih berpusat pada pembuatan desain dengan pola atau tekstur berupa bintik-bintik, sedangkan teknik print atau mencetak raster lebih menekankan pada cara singkat merubah desain atau foto solid (input) menjadi sebuah cetakan dengan pola bintik-bintik (output).

Selanjutnya, bagi teman-teman yang masih bingung mengenai apa itu postscript, dan apa perbedaannya dengan non-postscript? 

Secara mendasar, Postscript merupakan sebuah bahasa format pemrograman seperti PDF, JPG, PNG, TIFF dan sebagainya. Mungkin hanya sebagian orang yang telah mengenal mengenai format postscript itu sendiri, dan kebanyakan orang masih awam dalam mengenal format bahasa pemrograman file yang satu ini.

Beberapa printer memang sudah ada yang support membaca file dengan format postscript dan langsung bisa mencetak file tersebut menjadi sebuah hasil cetakan Raster. Namun masih banyak juga printer yang tidak mendukung untuk mendeteksi atau membaca format postscript. Nah, mungkin dari kita ada yang memiliki printer Non-Postscript, namun kebingungan saat ingin mencetak objek raster?

Eits,… tenang dulu, pada kesempatan kali ini kami akan memberikan solusinya.
Jadi apa solusinya? Jawabannya adalah dengan menggunakan aplikasi Ghostscript, dan Ghostscript Viewer. 
Dengan menggunakan kedua aplikasi tersebut teman-teman dapat mencetak Raster meskipun hanya dengan menggunakan printern Non-Postcript.

Oke langsung saja sebelum memberikan tutorial lengkap mengenai cara mencetak raster dengan menggunakan aplikasi Ghostcript, teman-teman harus mendownload aplikasi tersebut dengan melalui link berikut GhostScript.

CARA MENCETAK RASTER MENGGUNAKAN APLIKASI GHOSTSCRIPT

Setelah teman-teman mendownload dan selesai menginstall aplikasi GhostScript, berikut kami persiapkan langkah-langkah mencetak raster dengan menggunakan aplikasi GhostScript tersebut:

Pertama, buka dan persiapkan file yang ingin dicetak, misalnya teman-teman ingin mencetak menggunakan aplikasi CorelDraw, ataupun Adobe Illustrator.

Kedua, tekan CTRL+P, dan pilih Device Independent Postscript File.

Ketiga, pilih pada toolbox submenu Composite, dan atur screen resolutionnya sesuai tingkat kasar-halusnya output raster yang diinginkan teman-teman, misalnya dengan tingkat LPI (Raster) kasar yaitu sekitar 30LPI.

Keempat, simpan dan berikan nama file tersebut dengan format PostScript.

Kelima, jika sudah tersimpan, silahkan klik kanan file tersebut dan open with (buka dengan) aplikasi GhostScript Viewer yang sudah teman-teman instal

Terakhir,Silahkan teman-teman cetak pada printer yang telah terhubung.

Finally,
Maka teman-teman telah berhasil mencetak raster dengan menggunakan printer non-postscript.

Demikianlah tutorial mengenai Cara Mudah Mencetak Raster dengan Printer Non Postscript, semoga dapat bermanfaat bagi teman-teman semua.